0342 - 801041

man01kotablitar@gmail.com

Mahasiswa UIN SATU Tulungagung Jalani Magang di MAN Kota Blitar, Diharapkan Mampu Kembangkan Potens

Kueri berhasil   Judul: Mahasiswa UIN SATU Tulungagung Jalani Magang di MAN Kota Blitar, Diharapkan Mampu Kembangkan Potensi   BLITAR – Beberapa mahasiswa dari UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung memulai kegiatan praktik kerja lapangan atau magang di MAN Kota Blitar. Acara pembukaan kegiatan magang ini digelar di ruang multimedia madrasah, pada Kmis (25/9/2025). Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala MAN Kota Blitar, Bapak Muzaini, M.Ag. Dalam sambutannya, Muzaini menyambut baik kedatangan para mahasiswa dan berharap mereka dapat memanfaatkan kesempatan magang ini untuk mengembangkan potensi diri dan menerapkan ilmu yang telah didapat di bangku kuliah. “Kami sangat senang menerima kedatangan adik-adik mahasiswa. Semoga selama di sini, kalian dapat memperoleh pengalaman berharga dan memberikan kontribusi positif bagi madrasah,” ujar Muzaini. Mahasiswa magang ini berasal dari berbagai jurusan, dan mereka akan ditempatkan di beberapa unit kerja sesuai dengan bidang studi masing-masing. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari kurikulum perkuliahan yang bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman praktis di dunia kerja. Turut hadir mendampingi mahasiswa, Bapak Ali Amirul Mu’minin selaku dosen pembimbing magang dari UIN SATU Tulungagung. Beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak MAN Kota Blitar atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswanya. “Kami berharap, kolaborasi ini dapat terus terjalin dengan baik, memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” tambahnya. Kegiatan magang ini dijadwalkan akan berlangsung selama beberapa minggu ke depan. Selama periode tersebut, para mahasiswa akan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan dan program yang ada di MAN Kota Blitar.   FAQ

Debat Terbuka Calon Ketua dan Wakil OSIS MAN Kota Blitar, Ajang Adu Gagasan untuk Kepemimpinan Masa Depan

Debat Terbuka Calon Ketua dan Wakil OSIS MAN Kota Blitar Blitar (23/09/25) — Suasana MAN Kota Blitar pagi ini terasa berbeda. Setelah pelaksanaan apel pagi, seluruh siswa dan guru berkumpul di lapangan untuk menyaksikan acara debat terbuka calon ketua dan wakil ketua OSIS serta anggota OSIS periode 2025/2026. Acara ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pemilihan yang demokratis, memberikan kesempatan kepada setiap pasangan calon untuk menyampaikan visi, misi, dan program kerja mereka secara langsung. Acara dibuka oleh Kepala Madrasah, Bapak Muzaini, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya proses demokrasi sebagai wadah bagi siswa untuk belajar kepemimpinan, berorganisasi, dan bertanggung jawab. “Melalui pemilihan OSIS ini, kita tidak hanya memilih pemimpin, tetapi juga mendidik diri untuk menjadi warga negara yang kritis dan partisipatif,” ujar Bapak Muzaini. Selama debat, para calon menyampaikan berbagai gagasan inovatif, mulai dari peningkatan kegiatan ekstrakurikuler, penguatan program keagamaan, hingga pengembangan kreativitas siswa. Setiap pasangan calon beradu argumen dengan lugas dan percaya diri, menjawab pertanyaan dari panelis serta audiens. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan mencakup isu-isu krusial seputar lingkungan sekolah, disiplin siswa, dan kesejahteraan organisasi. Sebagai informasi tambahan, sebelum acara debat ini, seluruh siswa telah mendapatkan sosialisasi tentang pentingnya pemilu yang bersih dan jujur. Sosialisasi ini disampaikan langsung oleh KPU Kota Blitar, memastikan bahwa seluruh proses pemilihan berjalan transparan dan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi. Dengan adanya debat terbuka ini, diharapkan seluruh siswa dapat membuat pilihan yang bijak berdasarkan program kerja yang ditawarkan, bukan hanya popularitas. Pemilihan Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota OSIS akan dilaksanakan dalam waktu dekat, dan seluruh warga MAN Kota Blitar siap menyambut pemimpin baru yang akan membawa perubahan positif bagi madrasah.

Oase Pagi Jumat: Guru dan Karyawan MAN Kota Blitar Dalami Kitab “Washiyatul Mushthofa” Bersama KH. Zainul Fajri

KOTA BLITAR – Di tengah kesibukan mengawali hari, suasana spiritual yang khusyuk menyelimuti ruang guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Blitar. Pagi ini, Jumat (19/9), seluruh guru dan staf administratif berkumpul bukan untuk rapat, melainkan untuk sebuah kajian rutin  bersama, KH. Zainul Fajri. Kajian yang berlangsung pukul 06.45-07.30 WIB ini sengaja dikhususkan bagi para pendidik dan karyawan, menjadikannya agenda wajib yang bertujuan menguatkan fondasi spiritual di lingkungan madrasah. “Ini adalah cara kami menumbuhkan ‘roh’ pendidikan di MAN Kota Blitar. Guru bukan hanya penyalur ilmu pengetahuan, tetapi juga teladan akhlak. Dengan menguatkan spiritualitas, kita bisa memberikan yang terbaik bagi para siswa,” ungkap Kepala MAN Kota Blitar, Muzaini,M.Ag. Pada pertemuan kali ini, fokus pembahasan adalah Kitab “Washiyatul Mushthofa”. Dengan gaya ceramah yang menenangkan namun sarat makna, KH. Zainul Fajri mengupas tuntas nasihat-nasihat fundamental dari Rasulullah SAW yang terkandung dalam kitab tersebut. Setiap butir ajaran yang disampaikan seperti oase yang menyegarkan dahaga rohani, mengingatkan kembali pentingnya keikhlasan, kesabaran, dan ketaatan dalam menjalani kehidupan. “Kita seringkali sibuk dengan urusan duniawi, hingga lupa membersihkan hati. Kitab ini menjadi pengingat yang sangat penting, bahwa setiap langkah dan perbuatan kita harus dilandasi niat yang lurus,” penjelasan KH. Zainul Fajri. Kajian ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan ilmu dan kekuatan untuk mengamalkannya. Kegiatan ini tidak sekadar menambah pengetahuan agama, tetapi juga berfungsi sebagai momen refleksi yang mempererat kebersamaan dan meneguhkan kembali tujuan mulia sebagai insan pendidik.

Langkah Awal Menuju Tanah Suci: Siswa MAN Kota Blitar Jalani Pelatihan Manasik Haji di Lapangan Turi

KOTA BLITAR – Panas mentari pagi tak menyurutkan semangat ratusan siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Blitar. Berbalut kain ihram putih yang rapi, mereka memadati Lapangan Turi, Sukorejo, Kamis (18/9). Bukan untuk upacara, melainkan untuk sebuah misi mulia: mengikuti pelatihan manasik haji yang diadakan sekolah. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala MAN Kota Blitar, Bapak H. Muzaini, M.Ag, yang turut mengenakan pakaian ihram. “Ini adalah pengalaman pertama bagi banyak dari kalian untuk merasakan atmosfer ibadah haji. Pelatihan ini bukan sekadar teori, tetapi praktik langsung. Bayangkan ini adalah miniatur Kabah dan Arafah. Pahami setiap rukunnya, resapi maknanya,” tegasnya dalam sambutan yang membakar semangat.   Merasakan Pengalaman Ibadah Haji dalam Miniatur Selama hampir tiga jam, siswa-siswi ini tak hanya mengikuti arahan, tetapi juga terlibat aktif dalam simulasi setiap tahapan ibadah haji. Para pembimbing dan guru agama dengan sabar menjelaskan setiap rukun dan kewajiban haji, menjadikan suasana edukatif sekaligus khusyuk. Berikut adalah urutan simulasi yang mereka lalui: Niat dan Ihram: Dengan niat yang tulus, mereka memulai pelatihan dengan mengenakan pakaian ihram, dua helai kain putih tanpa jahitan, sebagai simbol kesucian dan persamaan derajat di hadapan Allah. Tawaf: Para siswa berjalan mengelilingi replika Kabah sebanyak tujuh kali dengan arah berlawanan jarum jam. Suara lantunan talbiyah, “Labbaik Allahumma Labbaik…”, sahut-menyahut, membuat suasana terasa semakin syahdu. Sa’i: Setelah tawaf, mereka melanjutkan dengan berjalan cepat dan sesekali berlari-lari kecil antara replika bukit Safa dan Marwah, mengingat kembali kisah perjuangan Siti Hajar mencari air. Wukuf di Arafah: Meskipun tidak di padang Arafah sungguhan, para siswa berkumpul di satu titik di lapangan, berdiam diri, dan mendengarkan ceramah singkat. Momen ini menjadi puncak perenungan, di mana mereka diajak untuk merenungkan dosa dan memohon ampunan. Melontar Jumrah: Momen paling dinanti, di mana siswa-siswi antre dengan tertib untuk melempar kerikil ke tiang replika. Aksi ini melambangkan perlawanan terhadap godaan setan dan pembersihan diri dari sifat-sifat buruk.   Membekali Diri untuk Masa Depan   Salah satu siswa kelas X, mengungkapkan perasaannya. “Rasanya seperti benar-benar ada di sana. Tadinya saya pikir haji itu cuma jalan-jalan biasa, ternyata banyak aturannya dan butuh fisik kuat,” Kepala MAN Kota Blitar berharap, pelatihan ini menjadi bekal berharga yang menanamkan kecintaan pada agama dan motivasi bagi para siswa untuk suatu saat nanti bisa menunaikan ibadah haji yang sesungguhnya. “Semoga dengan bekal ini, mereka menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memahami dan mengamalkan ajaran agama dengan baik,” tutup Bapak H.Muzaini,M.Ag.

Menggali Adab Sebelum Ilmu: Potret Kekhusyukan Santri Ma’had Nurul Iman MAN Kota Blitar dalam Mengkaji Kitab Ta’lim Muta’alim

​Blitar – Suasana khidmat dan penuh semangat belajar terpancar dari para santri program Diniyah Ma’had Nurul Iman di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Blitar. Di tengah kesibukan mereka menempuh pendidikan formal, para santri dengan tekun meluangkan waktu untuk mendalami khazanah keilmuan Islam klasik melalui pengajian kitab kuning. ​Seperti yang terekam dalam beberapa momen, para santri, baik putra maupun putri, terlihat fokus menyimak dan menulis makna dari setiap baris kitab yang diajarkan. Di hadapan mereka, terbentang kitab legendaris yang menjadi pedoman para penuntut ilmu selama berabad-abad: Kitab Ta’lim Muta’alim. ​Salah satu foto memperlihatkan seorang ustadz dengan penuh wibawa sedang memberikan penjelasan di hadapan para santri putra yang duduk rapi di kelas. Interaksi ini menunjukkan proses transfer ilmu yang tidak hanya bersifat tekstual, tetapi juga diwarnai dengan dialog dan bimbingan langsung. Sementara itu, di foto lainnya, tampak para santriwati dengan saksama membuka lembar demi lembar kitab, mencatat setiap petuah penting dengan pena di tangan mereka. ​Kajian Kitab Ta’lim Muta’alim, karya Syaikh Burhanuddin al-Zarnuji, dipilih bukan tanpa alasan. Kitab ini secara fundamental tidak hanya membahas tentang apa yang harus dipelajari, tetapi juga bagaimana seharusnya seorang pelajar bersikap. Ia menjadi panduan esensial mengenai adab atau etika menuntut ilmu, mulai dari memuliakan guru, menghargai kitab, hingga pentingnya niat yang lurus dalam belajar. ​Kepala Ma’had Nurul Iman menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk membentuk generasi yang seimbang. “Pendidikan di MAN Kota Blitar memberikan mereka kecerdasan intelektual, sementara program diniyah di ma’had ini kami harapkan dapat membentengi mereka dengan akhlakul karimah dan pemahaman agama yang kuat,” ujarnya. ​Dengan mengkaji Kitab Ta’lim Muta’alim, para santri MAN Kota Blitar tidak hanya dipersiapkan untuk unggul dalam bidang akademik, tetapi juga untuk menjadi pribadi yang beradab, rendah hati, dan memahami esensi sejati dari perjuangan mencari ilmu. Kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa tradisi keilmuan pesantren dapat bersinergi secara harmonis dengan pendidikan madrasah modern untuk melahirkan generasi penerus yang komplet.

Program MBG(Makan Bergizi Gratis) MAN Kota Blitar

MBG(Makan Bergizi Gratis) Blitar, 2 September 2025 – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Blitar hari ini resmi menerima bantuan Program Makan Gratis yang digagas pemerintah, yang di wakili Waka Humas Imroatul Mufida, S.Pd. Bantuan ini disalurkan sebagai upaya mendukung pemenuhan gizi peserta didik serta menunjang proses belajar mengajar agar lebih optimal. Kepala MAN Kota Blitar Muzaini,M.Ag menyampaikan bahwa program ini menjadi wujud perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam meningkatkan kesehatan dan daya konsentrasi siswa di sekolah. “Kami menyambut baik adanya program makan gratis ini. Dengan terpenuhinya kebutuhan gizi, diharapkan siswa bisa lebih fokus dalam belajar dan berprestasi,” ujarnya. Program makan gratis ini diperuntukkan bagi seluruh peserta didik MAN Kota Blitar. Menu makanan yang disajikan diatur agar bergizi seimbang, mencakup karbohidrat, protein, sayur, serta buah. Selain itu, pihak madrasah juga bekerja sama dengan penyedia katering lokal guna memastikan kualitas, kebersihan, dan kelayakan konsumsi makanan. Para siswa pun menyambut gembira program ini. Salah satu siswa kelas XI mengungkapkan, “Senang sekali ada program ini. Selain membantu orang tua, kami juga bisa makan bersama teman-teman dengan menu sehat setiap hari.” Dengan adanya bantuan Program Makan Gratis ini, MAN Kota Blitar berharap dapat mencetak generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Program ini juga sejalan dengan misi pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperhatikan aspek kesehatan peserta didik.

MAN Kota Blitar, BEN Carnival ke-4 Tahun 2025

BEN Carnival ke-4 Tahun 2025 Blitar, 23 Agustus 2025 – Kota Blitar kembali semarak dengan gelaran Blitar Ethnic National Carnival (BEN Carnival) ke-4, yang digelar pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Acara tahunan bergengsi ini menampilkan keindahan budaya nusantara dengan mengusung tema besar “The Magnificent of Indonesia”, sebagai persembahan istimewa Kota Blitar untuk Indonesia. Tahun ini, Kementerian Agama Kota Blitar turut berpartisipasi dengan menampilkan kolaborasi istimewa dari MAN Kota Blitar, MTs, dan MI. Rombongan Kementerian Agama tampil memukau dengan busana khas daerah yang memancarkan kekayaan budaya Indonesia, sekaligus menegaskan semangat kebersamaan lintas jenjang pendidikan. Sebagai tuan rumah persiapan, MAN Kota Blitar menjadi pusat latihan dan koordinasi. Seluruh peserta melakukan persiapan dan latihan intensif di halaman MAN Kota Blitar beberapa minggu sebelum acara, melibatkan para guru, pegawai, dan siswa-siswi. Latihan ini mencakup koreografi parade, penataan kostum etnik, hingga penampilan atraksi seni yang memadukan tradisi dengan kreativitas modern. Kepala MAN Kota Blitar, Muzaini, M.Ag, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para peserta. “Keikutsertaan MAN Kota Blitar dalam BEN Carnival adalah bentuk nyata kecintaan kami terhadap budaya Indonesia. Ini juga menjadi ajang pembelajaran berharga bagi siswa-siswi untuk mengekspresikan bakat seni dan mengenal keberagaman budaya nusantara,” ujarnya. Sepanjang jalur parade, sorak-sorai penonton dan tepuk tangan meriah mengiringi setiap langkah peserta. Kostum penuh warna, hiasan etnik yang menawan, serta penampilan penuh semangat dari rombongan Kementerian Agama berhasil memikat perhatian masyarakat dan wisatawan yang memadati pusat Kota Blitar. Partisipasi MAN Kota Blitar dalam BEN Carnival 2025 bukan sekadar menambah kemeriahan, tetapi juga meneguhkan peran madrasah dalam melestarikan budaya, menumbuhkan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia, dan memperkuat kolaborasi antarlembaga pendidikan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebhinekaan dan cinta tanah air dapat diwujudkan melalui kreativitas dan kerja sama lintas generasi.

MAN Kota Blitar Gelar Upacara Khidmat Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia

Blitar, 17 Agustus 2025 – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa sangat istimewa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Blitar. Sejak pagi hari, lapangan utama madrasah telah dipadati oleh seluruh guru, karyawan, dan siswa-siswi yang hadir dengan penuh antusias untuk mengikuti upacara bendera yang dilaksanakan dengan tertib dan khidmat. Bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala MAN Kota Blitar, H. Muzaini, M.Ag., memimpin jalannya upacara dengan penuh wibawa. Dalam amanatnya, beliau menekankan pentingnya menjaga semangat persatuan dan kesatuan, serta mengajak seluruh keluarga besar MAN Kota Blitar untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui pendidikan, prestasi, dan pengamalan nilai-nilai Pancasila. “Kemerdekaan yang kita nikmati saat ini adalah hasil perjuangan para pahlawan. Tugas kita sebagai generasi penerus adalah mengisinya dengan kerja keras, inovasi, dan prestasi yang bermanfaat bagi bangsa dan negara,” tegas beliau dalam sambutannya. Rangkaian upacara berlangsung dengan khidmat, diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan “Indonesia Raya”. Seluruh peserta, mulai dari petugas upacara hingga para peserta didik, menunjukkan kekompakan dan kedisiplinan yang mencerminkan rasa cinta tanah air. Tak hanya menjadi momen seremonial, peringatan ini juga menjadi sarana pembelajaran karakter bagi para siswa. Dengan penuh semangat, mereka mengikuti setiap prosesi, mulai dari pembacaan teks Proklamasi hingga pembacaan doa, sebagai wujud rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih oleh para pendahulu bangsa. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Madrasah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh civitas akademika MAN Kota Blitar yang telah berperan aktif menjaga marwah madrasah sebagai lembaga pendidikan yang berlandaskan Imtaq dan Iptek. Beliau berharap semangat kemerdekaan dapat menginspirasi seluruh warga madrasah untuk terus berprestasi baik di bidang akademik maupun non-akademik. Kegiatan upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI ini diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara, serta diiringi dengan semangat kebersamaan yang hangat di antara guru, karyawan, dan siswa. Seluruh peserta meninggalkan lapangan dengan penuh kebanggaan, membawa pesan moral bahwa kemerdekaan adalah amanah yang harus terus dijaga dan diisi dengan kontribusi nyata. Dengan terselenggaranya upacara ini, MAN Kota Blitar berharap semangat kemerdekaan akan senantiasa hidup dalam hati setiap warga madrasah, menjadi motivasi untuk membangun generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan berjiwa nasionalis demi Indonesia yang lebih maju.

MAN Kota Blitar Peringati Hari Pramuka ke-64 dengan Upacara Khidmat

MAN Kota Blitar Peringati Hari Pramuka ke-64  Blitar, 14 Agustus 2025 – Suasana semangat kepramukaan memenuhi halaman utama MAN Kota Blitar pada Rabu, 14 Agustus 2025, saat seluruh keluarga besar madrasah melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-64. Upacara yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB ini diikuti oleh seluruh guru, pegawai, serta siswa-siswi MAN Kota Blitar dengan penuh antusias dan kekompakan. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Ibu Imroatul Mufida, S.Pd. Dalam amanatnya, beliau menekankan pentingnya gerakan pramuka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda. “Pramuka mengajarkan kemandirian, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai ini sangat relevan dengan tantangan zaman sekarang, di mana kita dituntut untuk terus berkreasi dan berinovasi tanpa meninggalkan karakter bangsa,” ujar beliau dalam sambutannya. Upacara dimulai dengan pengibaran bendera merah putih yang diiringi lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, dilanjutkan dengan pengucapan Dwi Satya dan Dwi Dharma oleh seluruh peserta pramuka. Petugas upacara yang berasal dari siswa-siswi pramuka MAN Kota Blitar menjalankan tugasnya dengan disiplin dan penuh rasa tanggung jawab, mencerminkan semangat kepramukaan yang sesungguhnya. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Imroatul Mufida juga mengapresiasi berbagai prestasi pramuka MAN Kota Blitar yang telah diraih dalam kegiatan tingkat kota maupun provinsi. Beliau mengajak seluruh peserta untuk terus menumbuhkan jiwa kepemimpinan, rasa cinta tanah air, dan kepedulian sosial, sejalan dengan tema Hari Pramuka tahun ini: “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa”. Seluruh guru, pegawai, dan siswa-siswi tampak khidmat mengikuti rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir. Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh pembina pramuka, sebagai ungkapan rasa syukur dan doa agar gerakan pramuka semakin berkembang dan memberi manfaat luas bagi masyarakat. Peringatan Hari Pramuka ke-64 di MAN Kota Blitar tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh warga madrasah dalam menanamkan nilai disiplin, kepedulian, dan semangat gotong royong. Diharapkan, semangat kepramukaan ini terus menginspirasi siswa-siswi MAN Kota Blitar untuk menjadi generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Pembukaan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) Hasanuddin–Cut Nyak Dhien MAN Kota Blitar

Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) Hasanuddin–Cut Nyak Dhien MAN Kota Blitar Blitar, 18 Juli 2025 – MAN Kota Blitar menggelar kegiatan Pembukaan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) Hasanuddin–Cut Nyak Dhien pada Jumat, 18 Juli 2025, bertempat di halaman utama madrasah. Acara tahunan yang dinanti para siswa kelas X ini resmi dibuka oleh Kepala MAN Kota Blitar, Bapak H. Muzaini, M.Ag. dengan penuh semangat dan khidmat. Upacara pembukaan dihadiri oleh seluruh guru, pegawai, pembina Pramuka, serta kakak-kakak Ambalan, dan diikuti dengan antusias oleh seluruh calon anggota Pramuka Penegak dari kelas X. Kegiatan ini menjadi langkah awal penting bagi para peserta untuk mengenal lebih dalam dunia kepramukaan tingkat Penegak sekaligus memperkuat rasa persaudaraan di lingkungan madrasah. Dalam sambutannya, Kepala MAN Kota Blitar H. Muzaini, M.Ag. menegaskan pentingnya kegiatan kepramukaan sebagai wahana pembentukan karakter generasi muda. “Pramuka tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga menanamkan disiplin, kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab. Melalui PTA, saya berharap para peserta mampu menumbuhkan jiwa mandiri, cinta tanah air, dan siap menjadi teladan bagi teman sebaya,” ujar beliau. Setelah upacara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan Ambalan Hasanuddin–Cut Nyak Dhien, sejarah dan tradisi kepramukaan, serta berbagai aktivitas orientasi dan dinamika kelompok. Para peserta juga mendapat pembekalan tentang Dasa Dharma dan keterampilan dasar Pramuka yang akan menjadi bekal dalam perjalanan mereka sebagai Penegak. Suasana halaman utama madrasah tampak semarak. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi, bekerja sama dalam setiap sesi dan menunjukkan kekompakan yang menjadi ciri khas Pramuka. Kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan 2025 ini diharapkan mampu mencetak anggota Pramuka Penegak yang berkarakter tangguh, berjiwa kepemimpinan, serta menjunjung tinggi motto “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”, sekaligus menjadi kebanggaan bagi MAN Kota Blitar dalam membina generasi muda yang unggul dalam IMTAQ dan IPTEK.