7 foto
Lamongan — MAN Kota Blitar turut berpartisipasi dalam EXTRANAS VIII Tahun 2026, Expo dan Rapat Kerja Nasional Madrasah Aliyah Plus Keterampilan dan Madrasah Aliyah Kejuruan Negeri (MAKN) yang diselenggarakan di Kabupaten Lamongan pada 10–13 September 2026.
Keikutsertaan MAN Kota Blitar dalam kegiatan nasional tersebut menjadi bagian penting dari upaya madrasah untuk terus memperluas wawasan, memperkuat jejaring antarmadrasah, serta mengikuti perkembangan pendidikan keterampilan di lingkungan Madrasah Aliyah.
EXTRANAS VIII mengusung tema “Berdaya Saing Global, Berkarakter Lokal” dan dipusatkan di MAN 1 Lamongan dan GOR Lamongan. Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 1.798 peserta dari 137 madrasah yang berasal dari 19 provinsi di Indonesia, menjadikannya salah satu forum nasional yang mempertemukan Madrasah Aliyah Plus Keterampilan dan MAKN dari berbagai daerah.
Di tengah skala kegiatan yang luas tersebut, kehadiran MAN Kota Blitar memiliki arti strategis. Madrasah tidak hanya hadir sebagai peserta sebuah agenda nasional, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk melihat secara langsung berbagai model pengembangan keterampilan, inovasi pembelajaran, karya peserta didik, serta praktik baik yang diterapkan oleh madrasah lain.
Keikutsertaan MAN Kota Blitar sebagai ruang belajar dan pembanding
Bagi MAN Kota Blitar, EXTRANAS VIII dapat menjadi ruang belajar yang sangat penting. Berbagai karya keterampilan dan inovasi yang ditampilkan dalam expo memberikan gambaran mengenai perkembangan pendidikan berbasis keterampilan di madrasah dari berbagai wilayah Indonesia.
Melalui forum seperti ini, MAN Kota Blitar dapat memperoleh referensi baru untuk melihat kembali program-program yang telah berjalan di madrasah, sekaligus membandingkannya dengan praktik yang diterapkan oleh madrasah lain.
Hal tersebut penting karena pengembangan madrasah tidak cukup hanya dilakukan melalui evaluasi internal. Pertemuan antarmadrasah dalam skala nasional dapat memberikan perspektif yang lebih luas mengenai tren pendidikan, kebutuhan keterampilan peserta didik, perkembangan teknologi, hingga inovasi pengelolaan program madrasah.
Keikutsertaan MAN Kota Blitar juga membuka peluang untuk memperkuat komunikasi dengan madrasah-madrasah lain yang memiliki pengalaman dalam mengembangkan program keterampilan. Jejaring tersebut dapat menjadi modal penting untuk pertukaran informasi, berbagi praktik baik, hingga membuka kemungkinan kolaborasi pada masa mendatang.
Tidak hanya expo, tetapi juga forum pengembangan madrasah
EXTRANAS VIII bukan sekadar kegiatan pameran. Rangkaian acaranya juga mencakup rapat kerja nasional, kompetisi, pameran karya keterampilan siswa, serta pameran budaya.
Dalam konteks tersebut, keikutsertaan MAN Kota Blitar menjadi relevan karena madrasah dapat memperoleh wawasan bukan hanya dari hasil karya yang dipamerkan, tetapi juga dari gagasan dan pembahasan yang berkembang dalam forum nasional tersebut.
Berbagai bidang keterampilan dan inovasi menjadi bagian dari kegiatan, antara lain tata busana, tata boga, elektro, robotik, kriya, business plan, desain poster, komik digital, sinematografi, hingga inovasi pembelajaran.
Keberagaman bidang tersebut menunjukkan bahwa pendidikan madrasah saat ini terus berkembang dan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik. Madrasah juga didorong untuk membekali peserta didik dengan keterampilan, kreativitas, kemampuan berinovasi, serta kesiapan menghadapi perkembangan dunia kerja dan pendidikan lanjutan.
Bagi MAN Kota Blitar, pengalaman mengikuti kegiatan semacam ini dapat menjadi bahan penting dalam melihat peluang pengembangan program-program madrasah yang lebih adaptif terhadap kebutuhan peserta didik.
Memperkuat semangat inovasi di MAN Kota Blitar
Keikutsertaan dalam EXTRANAS VIII juga memiliki nilai penting dalam membangun budaya inovasi di lingkungan MAN Kota Blitar.
Melihat berbagai karya dan program dari 137 madrasah peserta dapat menjadi sumber inspirasi untuk mengembangkan kegiatan yang lebih kreatif, baik pada bidang akademik, keterampilan, kesiswaan, maupun penguatan karakter peserta didik.
Pengalaman tersebut diharapkan tidak berhenti pada keikutsertaan dalam kegiatan, tetapi dapat menjadi bahan refleksi dan tindak lanjut bagi madrasah.
Praktik baik yang relevan dapat dipelajari lebih lanjut, kemudian disesuaikan dengan kebutuhan, potensi, dan karakteristik MAN Kota Blitar. Dengan demikian, keikutsertaan dalam EXTRANAS tidak hanya menghasilkan pengalaman, tetapi juga dapat memberikan dampak terhadap pengembangan program di madrasah.
Membawa nama MAN Kota Blitar ke forum nasional
Kehadiran MAN Kota Blitar dalam EXTRANAS VIII juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan eksistensi madrasah dalam forum nasional.
Bergabung bersama madrasah dari 19 provinsi memberi kesempatan bagi MAN Kota Blitar untuk berada dalam lingkungan yang lebih luas, bertemu dengan berbagai satuan pendidikan, dan membangun hubungan kelembagaan di tingkat nasional.
Hal ini penting karena jejaring antarmadrasah dapat menjadi salah satu kekuatan dalam pengembangan pendidikan. Melalui komunikasi yang baik, madrasah dapat saling berbagi pengalaman mengenai pengelolaan program, pengembangan keterampilan siswa, pembinaan prestasi, hingga inovasi layanan pendidikan.
Keikutsertaan tersebut sekaligus menunjukkan komitmen MAN Kota Blitar untuk tidak berhenti pada program-program yang telah berjalan, tetapi terus membuka diri terhadap ide, pengalaman, dan praktik baik dari madrasah lain.
Sejalan dengan pengembangan peserta didik
Tema “Berdaya Saing Global, Berkarakter Lokal” juga memiliki keterkaitan dengan arah pengembangan peserta didik di MAN Kota Blitar.
Peserta didik tidak cukup hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga perlu dibekali dengan keterampilan, kreativitas, kemampuan berkomunikasi, kemampuan bekerja sama, dan karakter yang kuat.
Forum seperti EXTRANAS memberi gambaran bahwa madrasah dapat tetap mempertahankan identitas dan nilai-nilai lokal serta keagamaan, sambil tetap mempersiapkan peserta didiknya agar mampu menghadapi tantangan pada tingkat yang lebih luas.
Bagi MAN Kota Blitar, semangat tersebut dapat menjadi salah satu referensi dalam pengembangan program madrasah agar pendidikan yang diberikan semakin relevan dengan kebutuhan zaman.
Dari Lamongan untuk pengembangan MAN Kota Blitar
Keikutsertaan MAN Kota Blitar dalam EXTRANAS VIII 2026 di Lamongan diharapkan membawa manfaat yang dapat dirasakan setelah kegiatan berakhir.
Wawasan baru, jejaring antarmadrasah, ide pengembangan program, serta berbagai praktik baik yang ditemui selama kegiatan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan program madrasah berikutnya.
Dengan mengikuti forum nasional seperti EXTRANAS, MAN Kota Blitar menegaskan komitmennya untuk terus belajar, berinovasi, dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Kehadiran dalam EXTRANAS VIII bukan sekadar memenuhi agenda kegiatan, tetapi menjadi bagian dari proses pengembangan madrasah yang berkelanjutan—membangun peserta didik yang berkarakter, terampil, kreatif, serta mampu bersaing tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai yang menjadi kekuatan madrasah.